26 September 2022

Kurangi 28% Emisi GRK dengan Kebijakan Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) disusun pada tahun 2017. Di dalamnya terdapat perencanaan energi Indonesia hingga tahun 2050. Namun dalam realisasinya, beberapa indikator belum sepenuhnya berjalan sesuai rencana. Akibatnya, proyeksi energi masa depan telah berubah. Ini adalah peringatan dini.

Partnership for Action on Green Economy (PAGE) melalui UNDP dan Pemerintah Indonesia telah mengembangkan pemodelan energi dengan perangkat dinamika sistem untuk meninjau proyeksi RUEN dengan data yang lebih aktual. Pemodelan tersebut menjalankan simulasi sembilan (9) kebijakan energi.

Dari 9 kebijakan tersebut, setidaknya terdapat 5 kebijakan yang secara keseluruhan berdampak positif terhadap lingkungan, salah satunya adalah kebijakan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT). EBT memiliki dampak paling signifikan dan pengurangan emisi GRK. Implementasi kebijakan pengembangan EBT diproyeksikan dapat menurunkan emisi pada tahun 2050 sekitar 28%.